![]() |
| Semut api memiliki sengatan yang berbahaya. Foto: Pexels |
JAKARTA - Semut api jadi salah satu hewan mengerikan di dunia. Meski ukurannya kecil, semut api dapat mengancam kehadiran makhluk hidup lain yang ada di sekitarnya. Kemunculan semut api ini juga menjadi ancaman lama-kelamaan.
Jika koloni semut api hanya satu atau dua, mungkin masih terlalu sepele. Namun semut api merah kini telah bergerak ke wilayah Sisilia, Italia. Serangga yang berhabitat asli dari Amerika Selatan ini membuat khawatir para ilmuwan karena ditakutkan akan menyebar hingga ke seluruh benua Eropa.
Melansir dari Sciencealert.com, diketahui semut api merah merupakan hewan invasif kelima terbesar di dunia. Pergerakannya yang cepat ini membuat was-was banyak orang karena seringkali menyebabkan kerusakan.
Semut Api Memiliki Sengatan yang Berbahaya
Kerusakan dapat terjadi akibat invasi semut api karena semut spesies ini mengeluarkan sengatan berbisa yang panas. Efek yang ditimbulkan jika terkena sengatan semut ini akan membuat kulit terasa memerah seperti terbakar.
Jika semut ini berkumpul dengan koloni dalam jumlah banyak, tentu akan mengancam ekosistem dan keadaan lingkungan sekitarnya. Mereka dapat menguasai mangsa atau makhluk hidup yang lebih besar, meski dalam tubuh yang kecil
Semut api merah ini tidak hanya menyerang benua Eropa, tetapi juga sampai ke bagian selatan bumi. Di Australia, semut api ini hampir melampaui kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kombinasi kucing liar, anjing liar, rubah, unta, kelinci, dan kodok tebu.
Para ilmuwan sebenarnya juga telah memprediksi kedatangan semut ini di Eropa. Mereka telah berwaspada selama beberapa dekade ke belakang, dan akhirnya benar-benar terjadi saat ini. Salah satu ahli biologi dari Institut Biologi Evolusioner Spanyol, Mattia Menchetti berpendapat tentang fenomena ini.
“Menemukan spesies ini di Italia merupakan kejutan besar, tapi kami tahu hari ini akan tiba.” kata Menchetti.
Semut api mirip ini sifatnya dengan gulma invasif karena paling mudah menyebar ke area yang sudah diganggu oleh manusia. Ketika spesies kita secara drastis mengubah muka bumi, semut juga mengikuti jejak kita.
Pertahanan hidup yang dimiliki semut api juga tinggi. Mereka dapat menyebar berkilo-kilometer dalam waktu singkat dan terbang mengikuti arus angin atau membuat rakit dengan tubuhnya sendiri untuk mengapung di sungai atau air banjir. Mereka bahkan bisa melakukan perjalanan bawah tanah untuk berpindah ke tempat lain.
Keyword: #semutapi #wabah #sengatansemutapi #ancamanmanusia

0 Komentar