| LRT fase 1B Velodrome-Manggarai sedang dalam proses pembangunan. Foto: Salsyabila Sukma |
JAKARTA - Sebagai salah satu kota Metropolitan, Jakarta terus meningkatkan kinerjanya jadi kota yang ramah transportasi publik. Untuk perluas integrasi kendaraan umum, LRT Jakarta mulai bangun proyek LRT Tahap 2 di November 2023 ini.
Proyek yang diklaim habiskan dana 5.5 Triliun APBD DKI Jakarta ini akan membentang dari Velodrome sampai Manggarai. Total stasiun yang dibangun di Fase 1B ini sebanyak lima stasiun.
“Fase 1B ada lima stasiun dengan panjang 6,4 kilometer, 10 menit headway. Itu semua akan terintegrasi jadi kalau sekarang mungkin ada sedikit traffic itu untuk membuat Jakarta lebih baik lagi kedepan,” kata Adi Adnyana, Direktur Bisnis Jakpro, dikutip Rabu (29/11/2023).
Adanya trek baru LRT ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan pergerakan ekonomi di wilayah DKI Jakarta. Dengan banyaknya stasiun tambahan yang menyambung ke halte Transjakarta, angkot Jaklingko, dan stasiun KRL diharapkan juga mempercepat pergerakan ekonomi di ibu kota.
Okezone meninjau langsung ke area proyek, Rabu (29/11/2023) untuk terlihat pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang sudah mulai berjalan. Groundbreaking pertama telah berjalan pada Senin (30/10/2023) lalu.
Dana 5.5 Triliun tersebut diperkirakan untuk membangun lima stasiun LRT dari Stasiun Velodrome yakni Stasiun Rawamangun, Stasiun Manggarai, Stasiun BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan terakhir di Stasiun LRT Manggarai. Pembangunan lebih lanjut proyek ini direncanakan sampai ke daerah Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Enam stasiun tersebut diproyeksikan akan rampung tiga tahun ke depan dan siap beroperasi setelah uji kelayakan publik. Perkiraan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai dapat beroperasi di tahun 2025 mendatang.
“Pemprov (DKI) akan terus menyatukan jalur-jalur (antar kendaraan umum) di Jakarta,” tambah Adi.
Telah dipublikasi juga di Okezone.com
0 Komentar